← Kembali ke kaltengterkini.co.id

Disnakertranskop UKM Barito Utara Imbau Pencari Kerja dan Perusahaan Tertib Lapor

kaltengterkini.co.id • 15 April 2026 15:05
Disnakertranskop UKM Barito Utara Imbau Pencari Kerja dan Perusahaan Tertib Lapor

MUARA TEWEH, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara mengimbau pencari kerja dan perusahaan di daerah setempat untuk tertib melapor sesuai ketentuan.

“Kepada seluruh pencari kerja pemegang kartu AK-1 agar segera melaporkan jika telah memperoleh pekerjaan. Hal ini dinilai penting agar data yang dimiliki pemerintah benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” kata Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, M Mastur, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, Mastur juga menyoroti masih adanya perusahaan yang belum tertib dalam melaporkan data tenaga kerja mereka. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab ketidaksinkronan data ketenagakerjaan di daerah.

“Kami menemukan masih ada perusahaan yang belum melaporkan tenaga kerjanya secara resmi. Ini tentu berdampak pada keakuratan data dan berpotensi menghambat program pemerintah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Ronald Aprianto, menekankan pentingnya peran aktif semua pihak, baik masyarakat maupun dunia usaha, dalam mendukung pembaruan data ketenagakerjaan.

“Kami minta pemegang AK-1 yang sudah mendapatkan pekerjaan dan perusahaan sama-sama proaktif. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah sesuai visi dan misi Bupati,” kata Ronald.

Menurutnya, data yang tidak akurat akan berdampak pada penyusunan program yang tidak tepat sasaran, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja.

Disnakertranskop UKM Barito Utara juga membuka layanan pelaporan bagi masyarakat yang telah bekerja, baik secara langsung ke kantor dinas maupun melalui mekanisme yang telah disediakan.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap dapat memetakan secara lebih akurat jumlah warga yang masih membutuhkan pekerjaan sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan program unggulan daerah.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan berdampak pada penyusunan kebijakan pemerintah yang tidak tepat sasaran, terutama dalam upaya menekan angka pengangguran di Barito Utara,” pungkas Mastur.

Sumber: kaltengterkini.co.id
Baca Artikel Asli