← Kembali ke https://cyrustimes.com/

Dua Polisi Masih Hilang Saat Grebek Bandar Sabu di Katingan, Polda Kalteng Terjunkan Tim

https://cyrustimes.com/ • 03 July 2026 13:43
Dua Polisi Masih Hilang Saat Grebek Bandar Sabu di Katingan, Polda Kalteng Terjunkan Tim

Satu polisi meninggal dan dua anggota masih hilang usai operasi penindakan narkoba di Katingan.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Suasana Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) berubah haru. Di tengah momen penghargaan dan peringatan hari besar Korps Bhayangkara, jajaran Polda Kalteng justru tengah berduka.

Satu personel kepolisian meninggal dunia dan dua anggota lainnya masih hilang setelah menjalankan operasi penindakan narkoba di wilayah Kabupaten Katingan.

Kabar duka itu disampaikan langsung Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam sambutannya pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 dan Penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti Tahun 2026 di Mapolda Kalteng, Kota Palangka Raya, Kamis, 2 Juli 2026.

Sebelum memulai sambutan, Kapolda mengajak seluruh tamu undangan berdiri dan mengheningkan cipta untuk mendoakan personel yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Hari ini memang hari yang membahagiakan, namun hari ini juga hari yang kami jajaran kepolisian berduka. Saya ingin mengajak Bapak Ibu sekalian untuk sejenak berdoa buat anggota kami yang meninggal dunia,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan dengan nada duka.

Operasi Narkoba Berujung Duka

Kapolda mengungkapkan, musibah itu terjadi pada Rabu dini hari, 1 Juli 2026, saat personel kepolisian melakukan operasi penindakan terhadap jaringan narkoba di wilayah Kabupaten Katingan.

Dalam operasi tersebut, satu personel atas nama Aipda Yudi Perdana Putra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara dua personel lainnya masih dinyatakan hilang. Mereka yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.

Hingga Kamis, 2 Juli 2026, proses pencarian terhadap dua anggota tersebut masih berlangsung di lapangan.

“Mudah-mudahan kita doakan Aipda Yudi yang meninggal bisa diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan yang masih hilang kita doakan supaya selamat, bisa ketemu dengan selamat,” tutur jenderal bintang dua tersebut.

Dua Anggota Masih Dicari

Polda Kalteng masih mengerahkan upaya maksimal untuk mencari dua anggota yang hilang usai operasi tersebut.

Tim di lapangan terus menyisir lokasi kejadian dan area sekitar untuk menemukan keberadaan Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.

Namun, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi yang merinci kronologi lengkap insiden tersebut.

Polda Kalteng masih fokus pada proses pencarian dan penanganan di lokasi. Informasi mengenai penyebab meninggalnya Aipda Yudi serta kondisi dua anggota yang hilang masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari kepolisian.

Syukuran Berubah Hening

Momen Hari Bhayangkara yang biasanya menjadi ruang refleksi, syukur, dan penghargaan kepada personel kepolisian, kali ini berlangsung dengan nuansa berbeda.

Ajakan mengheningkan cipta dari Kapolda Kalteng membuat suasana acara menjadi hening. Para tamu undangan ikut mendoakan personel yang gugur serta dua anggota yang masih dalam pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian di lapangan memiliki risiko besar, terutama dalam penindakan kejahatan narkoba.

Operasi terhadap jaringan narkoba tidak hanya membutuhkan strategi dan keberanian. Aparat juga menghadapi potensi ancaman langsung saat menjalankan tugas.

Narkoba Jadi Ancaman Serius

Insiden di Katingan kembali menunjukkan bahwa penindakan narkoba di daerah bukan pekerjaan ringan.

Jaringan peredaran narkotika dapat bergerak hingga wilayah pedalaman dan permukiman. Dalam banyak kasus, upaya penindakan menghadapkan aparat pada situasi berisiko tinggi.

Karena itu, operasi narkoba membutuhkan dukungan informasi, kesiapan personel, pengamanan lapangan, serta koordinasi yang kuat.

Kehilangan satu personel dan hilangnya dua anggota dalam operasi tersebut menjadi pukulan berat bagi Polda Kalteng.

Publik Menunggu Penjelasan Resmi

Hingga kini, publik masih menunggu keterangan resmi lebih rinci dari Polda Kalteng mengenai kronologi kejadian di Katingan.

Penjelasan tersebut penting agar masyarakat mengetahui duduk perkara insiden, lokasi kejadian, serta langkah kepolisian dalam mencari dua anggota yang masih hilang.

Namun, pada tahap ini, prioritas utama aparat adalah pencarian dan keselamatan personel yang belum ditemukan.

Polda Kalteng menyatakan masih terus melakukan upaya maksimal di lapangan.

Di tengah duka Hari Bhayangkara ke-80, nama Aipda Yudi Perdana Putra kini menjadi bagian dari catatan pengabdian aparat kepolisian dalam menjalankan tugas penindakan narkoba di Kalimantan Tengah.

Sementara itu, doa dan harapan terus mengalir agar Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Sumber: https://cyrustimes.com/
Baca Artikel Asli